• (024) 6723-456
  • info@stekom.ac.id

Masa muda merupakan masa penentu bagaimana proses cara memperoleh kesuksesan. Masa muda bisa dikatakan sebagai masa untuk menanam benih kebaikan, sikap-sikap seorang pengusaha hebat. Namun, dimasa muda pula seseorang mengalami sebuah rintangan atau hambatan yang paling berat terutama hambatan yang berasal pada diri sendiri. 

Jiwa yang muda menggoyahkan kebiasaan yang baik menjadi buruk begitupun sebaliknya. Maka, untuk menghilangkan apa pun yang menghalangi kesuksesan proses di masa muda harus dijalani penuh dengan konsentrasi. 

Biasanya hal apa saja yang menghambat kesuksesan itu ?

Karena jiwa muda adalah jiwa yang masing beradaptasi dengan diri sendiri maka sikap -sikap yang mencoba menggerogoti di antaranya yaitu:

1.Sifat malas

Anak muda zaman sekarang terlalu didewakan dengan fasilitas yang serba instan sehingga malas untuk bergerak, bahkan  untuk menggerakan kaki hanya sekadar jalan ke depan rumah saja kalau tidak penting dia tidak akan bergerak. Jika tidak ada pekerjaan lain pun dia akan tetap di dalam kamar seharian entah menghabiskan waktu dengan bermain game, chatting dengan pacarnya, atau hanya mendengarkan musik saja. Seharusnya tetap mencari kegiatan yang berpeluang mengasah kemampuan sembari menyicil apa yang sedang dicita-citakan. 

2.Mudah menyerah

Menemui kegagalan adalah hal wajar, apalagi bagi mereka yang masih muda. Jika karena satu kegagalan saja sudah ingin menyerah, maka impian meraih sukses pun akan sulit terwujud. Jadi, bangun dan kuatkan motivasi agar tetap semangat untuk meraih apa yang ingin kamu capai.

Jiwa muda yang memang sudah terbiasa dengan kenyamanan maka mudah sekali untuk menyerah hanya karena gagal satu atau dua kali saja.  Berbeda dengan zaman sebelumnya selalu melakukan terus-menerus tanpa mengeluh, selagi bisa untuk dilakukan maka terus mencoba sampai berhasil. Perbedaan mental zaman sekarang dengan zaman dulu adalah lemahnya mindset berpikir. 

3.Mengeluh 

Seperti halnya malas, mengeluh atas berbagai kesulitan akan memecah fokus dalam bertindak dan berusaha sebaik mungkin. Pengaruh dari kemudahan fasilitas hidup justru membuat cepat mengeluh bagi mereka yang tidak merasakan perjuangan dari kegagalan. Mudah mengeluh merupakan salah satu bahwa mental kita belum siap untuk menghadapi sebuah tantangan dan perubahan. Keluhan yang kita lontarkan kepada orang lain tidak berarti apa-apa hanya mendapatkan cibiran dann tekanan tambahan saja. Orang lain tidak akan peduli dengan apa yang sedang dijalani sekarang. Mereka hanya melihat ketika seseorang di atas dan menganggap kita adalah orang hebat. Jadi, biarkan saja orang lain menganggap apa pun yang penting jalani saja apa yang ada saat ini, jangan terpikir sedikit pun untuk berkeluh kesah.

4.Tidak memberanikan diri untuk mencoba 

Mencoba segala sesuatu bagi anak muda adalah fokus utama untuk menghabiskan masa kegagalan, dan meraih kesuksesan di kemudian hari. Berani untuk mengambil rsiko dan mengambil tantangan agar merasakan hal baru yang sebelumnya belum pernah dilakukan. Terkadang seseorang berpikir masih muda belum waktunya untuk melakukan itu. Pada akhirnya ia ssalah, justru memanfaatkan kesempatan adalah hal yang sangat penting karena belum tentu datang dua kali. Karena jika sdah tua hanya tinggal penyesalan saja. 

Ketakutan untuk memulai atau mencoba memang sebuah kewajaran bagi orang yang belum pernah melakukan sekali pun. Namun, jika sudah melakukannya satu kali dia akan terus penasaran dan belajar bagaimana supaya bisa.  Menantang diri sendiri dalam segala hal baru akan lebih baik karena akan terbiasa dengan rintangan yang ada di masa depan. 

Hal-hal seperti itulah yang kemungkinan dapat menghambat kesuksesan seorang anak muda yang masih melabilkan dirinya sendiri untuk mengambil keputusan. Jiwa muda adalah masa yang paling penting untuk mengexplore semua yang ada di bumi. Jangan takut salah, jika salahpun tidak mengapa karena dari kesalahan tersebut kita akan belajar menjadi yang terbaik.

 Copyright stekom.ac.id 2018 All Right Reserved