• (024) 6723-456
  • info@stekom.ac.id

Berbicara mindset, dilihat dari katanya adalah mind atau pikiran atau pola pikir. Mindset adalah suatu pola pikir yang dimiliki oleh manusia. Mindset memiliki peranan yang penting dalam kehidupan manusia. Bagaimana tidak, mindset adalah salah satu cara berpikir untuk terus merangkai perbuatan sebelum dilaksanakan. Pola pikir tentu akan terbentuk dalam jangka waktu yang lama dari sebuah pengalaman. Pengalaman tersebut yang tertanam dalam pikiran dan manjadi sebuah pola pikir. Baik itu pola pikir menuju ke arah yang baik atau justru condong ke arah yang lebih buruk. 

Adapun lima mindset yang menghambat kesuksesan di antaranya sebagai berikut:

1.Khawatir berlebihan 

Terlalu khawatir dengan masa depan merupakan hal yang sangat wajar bagi setiap orang terutama mereka yang menginjak pada fase 20 hingga 30 an tahun. Kekhawatiran tersebut muncul karena berasal dari ketidaknyamanannya diri dalam menghadapi masalah hidup. Atau terlalu banyak memikirkan apa yang ada di luar kemampuan manusia dan akhirnya selalu over thinking. Kekhawatiran yang biasa terjadi adalah khawatir mengenai keadaan ekonomi, pertemanan, atau kebutuhan keluarga bahkan kehilangan sesuatu yang pernah ada. 

2.Terjebak pada masa lalu

Tidak sedikit orang yang terjebak dan terus menerus memikirkan masa lalunya dengan harapan dapat mengubah apa yang terjadi. Mengingat kesalahan atau terjebak traumatik masa lalu justru memberikan batasan otak untuk berfikir apa yang seharusnya mampu diperbaiki atas kesalahan tersebut. 

Kesalahan masa lalu ada berbagai macam, misalnya seseorang tersebut pernah melamar kekasihnya yang dicintai namun di tolak oleh keluarga kekasihnya dikarenakan dia tidak memiliki pekerjaan atau harta yang patut dibanggakan. Akhirnya dia dihina dihadapan kekasihnya. Dari pengalaman tersebut juga menjadi nilai traumatik dan menghambat kesuksesan seseorang. 

3.Selalu berpikir bahwa hidup itu susah dan mendatangkan penderitaan saja 

Berpikiran negatif terhadap keadaan diri sama saja menghakimi diri untuk tidak boleh memberikan keleluasaan dalam mengubah keadaan, bahkan pemikiran tersebut dicap sebagai orang yang pesimis. Pesimis dengan keadaan sebelum diperjuangkan. Akhirnya, apapun yang ia pikirkan akan menghasilkan pikiran yang negatif. 

4.Selalu berpikir tidak ada yang memahami diri kita 

Sikap selalu meminta validasi adalah perbuatan yang salah karena kita tahu bahwa setiap orang tidak bisa bersikap baik, pasti ada saja yang bersikap buruk. Kita tidak bisa menyenangkan semua orang dengan satu kemampuan dan tidak semua orang akan membenci kita atas satu kesalahan. Validasi atau meminta pengakuan dan pemahaman kepada setiap orang sangat tidak mungkin. Jadi tetap fokus pada keyakinan diri bahwa kita akan melakukan lebih baik dari apa yang kita telah lakukan sebelumnya.

5.Selalu berpikir \"Besok masih ada waktu\" atau selalu menunda-nunda pekerjaan 

Mindset yang tertanam seperti inilah akan memperlambat kesuksesan diri kita. Bagaimana mungkin orang yang ingin sesuatu dengan cepat melakukan yang sederhana saja masih menunda-nunda.

Menunda sebuah pekerjaan adalah langkah awal bahwa diri kita belum siap untuk menjadi orang sukses. Mengapa demikian? Tentu saja orang sukses tidak akan pernah melewatkan satu detikpun hanya untuk melalaikan peluang atau kesempatan. Mereka akan selalu siap menerima peluang tersebut dan memberikan waktu lebih untuk mengambil risiko lebih berat. Hal tersebut berbdeda dengan orang yang memiliki sifat pemalas yang menunggu waktu akhir untuk mengerjakan sesuatu. 

Pola pikir seperti itulah yang dapat menghambat kesuksesan baik sukses secara pinansial atau kebahagiaannya. Maka, kita perlu menghindari pola pikir seperti itu lalu mengubahnya menjadi kalimat yang lebih positif.

 Copyright stekom.ac.id 2018 All Right Reserved