• (024) 6723-456
  • info@stekom.ac.id

Kebiasaan buruk yang biasa dilakukan orang-orang sebagai penghambat dalam kesuksesan adalah kebiasaan yang tidak boleh dilakukan oleh siapa pun jika kita ingin sukses. Kebiasaan buruk tersebut selain menggangu fokus kita dalam tujuan. Ternyata tidak baik jika dilakukan terus-menerus karena akan merugikan diri sendiri. 

Apa saja kebiasaan buruk tersebut ?

Kebiasaan yang pertama adalah fokus pada masalah bukan solusi

Kebiasaan seperti ini tidak akan menyelesaikan masalah justru akan memperpanjang masalah. Bagaimana bisa orang yang sukses memiliki karakter kebiasaan buruk terhadap masalah. Biasanya karakter orang sukses lebih mementingkan solusi dibandingkan fokus masalahnya. Jika anda memiliki masalah mulai sekarang dapat memilih cara fokus pada solusi saja. 

Kebiasaan yang kedua adalah menyepelekan masalah kecil

Kebiasaan ini sering terulang oleh siapa pun yang sedang berada pada tahap proses menuju sukses. Menyepelekan hal kecil justru akan memperberat masalah. Menyepelekan hal tersebut juga semakin memperbesar kemungkinan anda akan gagal. Orang sukses akan menganggap semua masalah adalah tantangan yang harus diselesaikan sebaik mungkin. 

Ketiga,  terlalu fokus pada satu masalah tidak mempertimbangkan masalah lain

Kebiasaan seperti ini juga terkadang orang lalai padahal setiap masalah pasti ada akar penyebabnya. Oleh sebab itu, masalah tersebut tidak bisa dipandang dengan satu masalah saja melainkan membutuhkan korelasi pembuktian darimana sumber masalah tersebut. Boleh fokus pada satutidak boleh mengabaikan masalah lain. 

Keempat, stuck pada wawasan yang dimiliki sekarang

Kebiasaan yang tidak ingin menambah wawasan merupakan suatu keruntuhan bagi bagunan pondasi kesuksesan seseorang. Kebiasaaan ini sebaiknya dihilangkan dengan menggantinya bahwa kebiasaan selalu ingin belajar dan membaca buku. Orang sukses banyak sekali yang membaca berbagai buku bahkan ada yang mengkhususkan hari untuk membaca. 

Kelima, merasa ragu ketika mengambil keputusan

Keraguan dalam mengambil keputusan membuat kita tidak berani dan memercayai diri kita karena keraguan tersebut menghambat apa yang akan kita putuskan. Sebaiknya sebelum mengambil sebuah keputusan harus mempertimbangkan risiko yang akan kemungkinan terjadi. Hilangka rasa ragu anda dengan menggantinya melalui yakin dan percaya diri. Kepercaya diri dalam pengambilan sebuah keputusan itu kadang diperlukan. Sering ragu-ragu saat ambil sebuah keputusan itu kurang baik. Jika pernah melakukan kesalahan dalam mengambil sebuah keputusan tidak mengapa coba lagi dan jangan putus asa. 

Keenam, kebiasaan tidak mendisiplinkan diri

Disiplin sangat dibutuhkan dalam menyusun sebuah rencana dalam meraih kesuksesan. tanpa disiplin semua yang direncanakan akan hancur berantakan dan tidak memiliki keteraturan. Memaksa diri untuk disiplin lebih baik daripada nasib penyesalan dihari yang akan datang terwujud. Orang yang tidak memiliki disiplin diri akan sulit mengatur masalah yang lebih besar sedangkan orang sukses pasti akan ditempa dengan masalah besar. Sehingga, mendisiplinkan diri akan bermanfaat ketika kita berada di posisi orang sukses yang dihadapi sebuah masalah besar. Menghadapinya dengan penuh pertimbangan dan manajemen resiko yang bagus. Maka disiplin ini peru dilatih sejak kecil karena disiplin tidak bisa terbentuk dengan cepat. 

Kebiasaan yang terakhir adalah selalu berpikir pesimis

Orang sukses pernah mengatakan bahwa dia tidak pernah pesimis dengan hidupnya melainkan tetap optimis dalam keadaan terpuruk sekalipun. Karena mereka yakin semua ada proses patah dan tumbuhnya seseorang. Berpikir optimis adalah lawan untuk menangkal pemikiran pesimis. Repetisi kalimat positif  membantu kita untuk mengahadirkan aura posistif dan menumbuhkan rasa percaya diri serta semangat lagi atas keterpurukan yang dialami. 

 Copyright stekom.ac.id 2018 All Right Reserved